Showing posts with label Ikan Hias. Show all posts
Showing posts with label Ikan Hias. Show all posts

Sunday, 8 November 2015

Panduan Cara Perawatan dan Pemijahan Ikan Guppy

Informasi yang banyak sangat membantu bagi kita untuk melancarkan usaha yang sedang kita tekuni. Berikut ini kam memberikan informasi mengenai Ikan Guppy untuk anda semuanya. Dengan menyimak apa yang kami berikan semoga dapat sedikit membantu apa yang sobat sedang butuhkan. Simak baik-baik informasi di bawah ini.

Panduan Cara Perawatan dan Pemijahan Ikan Guppy

Ikan Hias Guppy : Cara Perawatan dan Pemijahan ikan ini sangat mudah sekali, dengan di campur saja antara kedua jenis ikan guppy jantan dan ikan guppy betina. namun kalau ingin menghasilkan peranakan yang bagus kita bisa menyilangkan beberapa jenis dan type varietas untuk mendapatkan hasil yang bagus. Contohnya, Anda dapat menyilangkan Guppy jantan yang memiliki warna spesifik dengan Guppy betina ekor lebar untuk mendapatkan benih Guppy ekor lebar dengan warna yang menarik :


Panduan Cara Perawatan dan Pemijahan Ikan Guppy



Pemeliharan serta perawatan ikan hias Guppy relatif gampang. Berikut sebagian panduan memelihara ikan hias Guppy, termasuk tips pemijahannya, yang bisa Anda kerjakan sendiri:
Air dalam akuarium baiknya diganti 2 atau 3 minggu sekali atau bergantung kekeruhan air. Jaga suhu atau temperature air stabil pada 15 - 27 derajat celcius.
Akuarium perlu memiliki cukup oksigen. Untuk itu Anda dapat memberikan air pump atau alat untuk menyemburkan gelembung air supaya oksigen dalam akuarium terjaga.
Untuk makanan, baiknya diberikan 2 x 1 hari serta janganlah terus-terusan dikasih makan. Makanan dapat diperoleh secara alami, seperti lumut, jentik-jentik, ataupun cacing. Namun karena mulut ikan Guppy sangat kecil, sebaiknya potong atau bentuk makanan itu jadi kecil-kecil untuk memudahkan masuk ke mulut Guppy. Bila tidak tentunya akan repot, dan makanan Guppy juga dapat dibeli di toko ikan hias.
Untuk pemijahan, Anda perlu memisahkan indukan jantan dengan indukan betina yang siap kawin dalam tempat terpisah. Indukan betina yang siap kawin biasanya dicirikan dengan adanya bercak noda hitam di bagian perut belakangnya. Anda sebaiknya menentukan indukan yang bagus juga bila menghendaki hasil varietas yang bagus, baik menyangkut warna ataupun bentuk ekornya. Pemijahan dapat dilakukan selama 3 bulan dengan sebulan sekali kelahiran.

Baca juga info yang lainya seperti Cara Budidaya Ikan Louhan sebagai sumber referensi untuk anada semuanya dalam melakukan usaha yang sedang anda tekuni, salam sukses untuk sobat semuanya.

Saturday, 7 November 2015

Cara Budidaya Ikan Louhan

Pada Kesempatan kali ini kami akan memberikan sebuah informasi bagi sobat semuanya mengenai Ikan Louhan. Perhatikan informasi yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga dapat bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.

Cara Budidaya Ikan Hias Louhan : Taukah anda ikan hias yang satu ini, yang dulu sempat populer sekali dan hargannya sangat mahal sekali, namun pada saat ini ikan louhan sudah tidak ramai seperti yang dulu lagi. ikan louhan ini katanya ikan yang bisa membawa hoki bagi yang memeliharannya, Asal mula ikan louhan ini mulai di kembang biakan dimulai sejak tahun 1993. Orang Malaysia terutama banyak yang mengagumi ikan dengan kepala menonjol, yang dikenal sebagai Karoi atau kapal perang, ditemukan di bagian barat negara mereka. Dahi sedikit menonjol dan ekor panjang ikan ini berharga untuk para peminat masyarakat Taiwan sebagai tanda pembawa keberuntungan dalam geomansi. Pada tahun 1994, iblis merah Cichlid (genus Amphilophus) yang diimpor dari Amerika Tengah ke Malaysia dan hasil hibrida parrot cichlid yang diimpor dari Taiwan ke Malaysia dan dibesarkan ikan ini secara bersamaan, menandai kelahiran ikan lou han tersebut.

Pada tahun 1995, perkawinan persilangan diadakan lebih lanjut dengan Human Face Red God of Fortune, yang menghasilkan jenis baru yang disebut Five-Colors God of Fortune. Karena warnanya yang indah, ikan ini menjadi cepat populer. Penyempurnaaan secara selektif terus berlanjut hingga tahun 1998, ketika Seven-Colors Blue Fiery Mouth (yang juga disebut sebagai Greenish Gold Tiger) yang diimpor dari Amerika Tengah, dan hasil perkawinan silangnya dengan Jin Gang Blood Parrot dari Taiwan. Pembelesteran ini akhirnya menghasilkan generasi pertama hibrida flowerhorn Hua Luo Han, yang kemudian diikuti dengan perkenalan flowerhorn berikutnya.


  1. CHINWA
  2. CENCU
  3. FLY MARKING
  4. GOLDEN BEST
  5. CLASSIC
  6. FREE HEAD

Kiat Memilih Ikan Hias Louhan Yang Berkualitas
Ciri-ciri Louhan berkualitas baik adalah 
  • Sirip atas bawah dan ekor seimbang
  • Bintik hitam tegas dari pangkal ekor sampai insang
  • Lingkaran warna perak keemasan metalik melingkari bintik hitam
  • Tampak bintik mutiara hampir di seluruh badan
  • Warna dasar tubuh merah cerah dan kuning cerah
  • Sirip dan ekor merekah melebar dan utuh
  • Nongnong di kepala tampak proporsional
  • Mata merah satu lingkaran penuh
Cara Budidaya Ikan Louhan

CARA BUDIDAYA IKAN HIAS LOUHAN

Hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam pembudidayaan atau pemijahan louhan adalah kualitas air yang akan digunakan sebagai media pemijahan. Sumber air yang akan digunakan untuk pemijahan dapat berasal dariair sumur maupun air PAM. Jika pemijahan dilakukan dengan menggunakan air sumur, sebaiknya air sumur diendapkan selama 48 jam seblum digunakan. Jika menggunakan air PAM, sebaiknya kadar klorin dan pH air dinetralkan terlebih dahulu. Penetralan ini dapat dilakukan dengan menggunakan larutan trisulfat 5 ppm.  

Pemijahan louhan dapat dilakukan dalam akuarium atau kolam. Beberapa jenis peralatan yang wajib ada dalam kolam atau akuarium adalah sebagai berikut :
  1. Bak penampungan air
  2. Filter
  3. Aerator
  4. Alat Penampung air
  5. Ornamen dan bebatuan
  6. Lampu UV
Ikan Louhan merupakan jenis ikan yang agresif dan teritorial (mempertahankan daerah kekuasaannya), sehingga ikan ini acap kali berkelahi dengan ikan lain yang ditempatkan dalam satu wilayah dengannya. Meskipun demikian, louhan termasuk ikan yang mudah di ternakan. Untuk dapat melakukan pemijahan, diperlukan louhan betina berukuran minimal 10 cm dan louhan jantan yang lebih besar. 

Perbedaan antara louhan jantan dan betina dapat dilihat dari kedekatan genetiknya. Untuk louhan keturunan Cichlasoma trimaculatum, jika pada sirip punggungnya terdapat bintik hitam maka louhan tersebut berjenis kelamin betina. Apabila pembedaan secara fisik sulit dilakukan, pembedaan jenis kelamin dapat dilakukan dengan cara venting, yaitu mengamati organ kelamin louhan yang bersangkutan. 

Setelah mendapatkan calon induk untuk di pijahkan, letakkan kedua induk tersebut dalam satu akuarium yang telah diberi sekat pemisah dari kaca. Tujuannya agar mereka terbiasa satu sama lain. Ketika louhan betina telah menunjukkan tanda-tanda bertelur, lepaskan sekat pemisah. Setelah sekat pemisah dilepas, amati perilaku kedua louhan. Jika keduanya terus berkelahi, segera pisahkan kedua louhan. Upaya penyatuan kedua louhan dapat dilakukan beberapa minggu kemudian atau dapat juga mengganti pasangannya. 

Jika pemijahan berhasil, amatilah tingkah laku kedua louhan. Jika kedua induk akur dan menjaga telurnya, biarkan mereka tetap bersatu. Jika kedua induk cenderung untuk berkelahi, pisahkan induk jantan dari insuk betina agar induk betina menjaga telur tersebut. Jika induk betina memakan telurnya, pisahkan insuk tersebut dari telurnya.


Louhan termasuk jenis ikan yang mudah pemeliharaannya. Dengan standar pemeliharaan ikan pada umumnya, louhan dapat hidup dan tumbuh dengan baik. Namun, louhan akan semakin menarik, jika dalam pemeliharaanya memperhatikan baik-baik. 



Selain tempat pemeliharaan dan kualitas air, pemberian pakan juga mempengaruhi penampilan louhan. Pakan yang mengandung nutrisi yang tepat, seimbang akan mempercantik penampilan louhan. Pakan louhan ada dua macam, yaitu pakan alami dan pakan buatan. 

Pakan alami dapat berupa jentik nyamuk (cuk), kutu air, udang, ulat jerman, dan cacing. Karena pakan alami kurang higienis, sebagian dicuci atau dibersihkan dari kuman dan bakteri sebelum diberikan kepada louhan. Pakan alami dapat membuat warna ikan louhan semakin cemerlang. 

Sedangkan pakan buatan dapat berupa pelet yang mengandung hormon ata pelet yang mengandung spirulina. pelet yang demikian dapat memicu pertumbuhan warna louhan, sehingga louhan menjadi lebih cemerlang dan indah.

Pemberian pakan buatan mempercepat perkembangan warna louhan. Akan tetapi, pemberian pakan buatan yang berlebihan menimbulkan beberapa efek negatif. Misalnya munculnya warna di tempat yang tidak diinginkan (dibibir dan sirip). Bahkan jika over dosis dapat menyerang lever dan menyebabkna kematian oleh karena itu, pemberian pakan yang bervariasi akan menjamin kecukupan asupan vitamin dan gizi yang diperlukan louhan. 

Cara Budidaya Ikan Louhan

Jenis Penyakit dan Penanganannya 

Penampilan louhan akan semakin memukau jika didukung dengan kesehatan yang baik. Louhan dapat terkena berbagai penyakit yang akan mengurangi nilai keindahnannya. Penyakit yang biasa menyerang louhan antara lain white spot, mulut bisulan, cacat atau luka, stres, serta kembung dan busuk mulut. 

  1. Penyakit White Spot Pada Ikan Louhan

    White spot atau bintik adalah timbulnya bintik putih pada sisik louhan. White spot disebabkan oleh adanya jamur. Jamur ini muncul karena buruknya kualitas air yang digunakan. White spot merupakan penyakit yang sulit disembuhkan. Oleh karena itu, sebelum louhan terkena white spot, sebaiknya kualitas air yang digunakan selalu dijaga. Pemberian garam ikan ke dalam akuarium juga membantu mencagah munculnya white spot.
  2. Penyakit Mulut Bisulan Pada Ikan Louhan

    Louhan yang terkena mulut bisulan ditandai dengan bengkak merah pada mulutnya. Mulut bisulan dapat terjadi karena serangan Crustaceae (sejenis udang), luka infeksi akibat perkelahian, bakteri atau jamur, dan pakan yang tidak cocok.

    Multu bisulan dapat disembuhkan dengan cara mengisolasi louhan dalam akuarium khusus. Mulut louhan yang bisulan diberi antibiotik. Selama dalam perawatan, puasakan louhan selama 2-3 hari. Setelah itu berikan pakan yang bergizi.
  3. Cacat atau Luka Pada Ikan Louhan

    Cacat atau luka pada louhan dapat terjadi karena berkelahi dengan ikan lain atau karena kualitas air yang jelek. Oenyakit ini dapat disembukan dengan mengisolasi louhan dalam akuarium khusus dan mengobati luka dengan menggunakan antibiotik. Selama dalam perawatan, louhan diberi pakan yang bergizi agar cepat sembuh.
  4. Stres Pada Ikan Louhan

    Jika warna tubuh louhan tiba-tiba memudar, timbul belang hitam, jenong kempes, dan tingkah lakunya pasif, kemungkinan besar louhan tersebut mengalami stres. Louhan dapat mengalami stres karena berbagai hal. Misalnya penempatan akuarium yang salah, pakan yang buruk, takut terhadap musuh, atau sorot lampu dan warna baju.

    Untuk mengatasi stres pada louhan dapat dilakukan beberapa hal. Agar lou han tidak stres, akuarium diletkakan 80 cm di atas lantai, louhan diberi pakan yang sesuai, dipisahkan dari ikan lain, dan dibiasakan menghadapi berbagai macam keadaan agar tidak mudah kaget.
  5. Kembung dan busuk Mulut

    Jika perut louhan membengkak dan berwarna merah, kemungkinan louhan terkena penyakit busuk mulut. Penyakit ini dapat timbul karena pakan yang tidak higenis. Selain menyebabkan kembung merah, pakan yang tidak higenis dapat menyebabkan busuk mulut. Penyakit busuk mulut ditandai dengan bentuk bibir yang membengkak dan jontor.

    Kedua penyakit tersebut dapat disembuhkan dengan cara pemberian obat. Caranya louhan diterapi selama 7 hari dalam air larutan obat antibiotik, antiparasit, dan antijamur. Selama masa terapi louhan tidak diberi makan (dipuasakan). Selain cara tersebut, louhan juga dapt diterapi dengan menggunakan air hangat dan garam ikan. Selama menjalani terapi ini louhan dipuasakn selama 3 hari.
Kami setakan juga informasi yang lainya yaitu Jenis-Jenis Ikan Hias Arwana dan Cara Budidaya Cacing Sutra untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih semoga dapat membantu.

Wednesday, 24 June 2015

Teknik Budidaya Ikan Bawal dan Cara Pembesaran Ikan Bawal

Cara dalam berbudidaya memberikan informasi untuk sobat semuanya yang sekiranya sedang mencari solusi bagaimana dalam menyelesaikan problema. Karena mencari informasi sangatlah penting bagi kita untuk usaha yang sedang kita lakukan agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Karena itu berikut adalah informasi mengenai Budidaya Ikan Bawal yang kami berikan untuk anda semuanya, simak baik-baik informasinya.

Cara Budidaya Ikan Bawal - Ikan bawal mirip dengan ikan gurame namun berbeda hanya saja bentuknya mirip mirip sedikit. namun untuk rasanya tidak kalah berbeda dengan ikan gurme. Budidaya ikan bawal ini banyak dilakukan oleh para peternak ikan bawal air tawar di Indonesia, hal itu dikarenakan bahan dan tempat untuk budidaya sangat mudah di jangkau atau didapat tanpa harus membutuhkan bahan dan lahan yang luas.

Ikan bawal air tawar sangat tinggi peminatnya, karena ikan bawal air tawar tidak jauh berbeda dengan ikan bawal air asin yang memiliki kualitas gizi dan tekstur dagingnya yang cukup tebal. Maka tidak heran banyak peternak ikan yang melirik budidaya ikan bawal ini.

Teknik Budidaya Ikan Bawal dan Cara Pembesaran Ikan Bawal

Cara Budidaya Ikan Bawal

Persiapan kolam ikan bawal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan makanan alami dalam jumlah yang cukup. Setelah dasar kolam benar-benar kering, dasar kolam perlu dikapur dengan kapur tohor maupun dolomit dengan dosis 25 kg/100 meter persegi.
Hal ini untuk meningkatkan pH tanah, juga dapat untuk membunuh hama maupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan.

Kolam pembesaran tidak mutlak harus dipupuk. Ini dikarenakan makanan ikan bawal sebagian besar diperoleh dari makanan tambahan atau buatan. Tapi bila dipupuk dapat menggunakan pupuk kandang 25 - 50 kg/100 m2 dan TSP 3 kg/100 m2. Pupuk kandang yang digunakan harus benar-benar yang sudah matang, agar tidak menjadi racun bagi ikan.
Teknik Budidaya Ikan Bawal dan Cara Pembesaran Ikan Bawal
Setelah pekerjaan pemupukan selesai, kolam diisi air setinggi 2-3 cm dan dibiarkan selama 2-3 hari, kemudian air kolam ditambah sedikit demi sedikit sampai kedalaman awal 40-60 cm dan terus diatur sampai ketinggian 80-120 cm tergantung kepadatan ikan. Jika warna air sudah hijau terang, baru bibit ikan ditebar (biasanya 7~10 hari setelah pemupukan).

Hanya dengan benih yang baik, ikan bawal akan hidup dan tumbuh dengan baik. Penebaran benih Sebelum benih ditebar perlu diadaptasikan, dengan tujuan agar benih ikan tidak dalam kondisi stres saat berada dalam kolam.

Cara adaptasi : ikan yang masih terbungkus dalam plastik yang masih tertutup rapat dimasukan kedalam kolam, biarkan sampai dinding plastik mengembun.
Ini tandanya air kolam dan air dalam plastik sudah sama suhunya, setelah itu dibuka plastiknya dan air dalam kolam masukkan sedikit demi sedikit kedalam plastik tempat benih sampai benih terlihat dalam kondisi baik. Selanjutnya benih ditebar dalam kolam ikan secara perlahan-lahan.

Pemilihan benih mutlak penting, karena hanya dengan benih yang baik ikan akan hidup dan tumbuh dengan baik.
Adapun ciri-ciri benih yang baik antara lain Sehat, Anggota tubuh lengkap, Aktif bergerak, Ukuran seragam, tidak cacat, Tidak membawa penyakit, jenis unggul.
Penebaran benih
Sebelum benih ditebar perlu diadaptasikan, dengan tujuan agar benih ikan tidak dalam kondisi stress saat berada dalam kolam. Cara adaptasi : ikan yang masih terbungkus dalam plastik yang masih tertutup rapat dimasukan kedalam kolam, biarkan sampai dinding plastik mengembun. Ini tandanya air kolam dan air dalam plastik sudah sama suhunya, setelah itu dibuka plastiknya dan air dalam kolam masukkan sedikit demi sedikit kedalam plastik tempat benih sampai benih terlihat dalam kondisi baik. Selanjutnya benih ditebar/dilepaskan dalam kolam secara perlahan-lahan.

Hanya dengan pakan yang baik ikan dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang kita inginkan. Kualitas pakan yang baik adalah pakan yanq mempunyai gizi yang seimbang baik protein, karbohidrat maupun lemak serta vitamin dan mineral.

Karena ikan bawal bersifat omnivora maka makanan yang diberikan bisa berupa daun-daunan maupun berupa pelet. Pakan diberikan 3-5 % berat badan (perkiraan jumlah total berat ikan yang dipelihara). Pemberian pakan dapat ditebar secara langsung.

Baca juga info yang lainya seperti Tips Meningkatkan Produksi Telur Ayam Kampung atau Cara Budidaya Jamur Tiram dan Usaha Jamur Tiram Rumah Tangga sebagai sumber referensi untuk anada semuanya dalam melakukan usaha yang sedang anda tekuni, salam sukses untuk sobat semuanya.