Tuesday, 29 May 2018

materi power point penyakit reproduksi pada sapi dan penanganannya

Halo kawan kawan peternakmuda, Assalamu ‘alaikum Wr. Wb selamat pagi semuanya, pada kesempatan sebelunya admin peternakmuda telah membagikan cara penyuntikan ternak ruminansia dan prospek usaha kambing boer yang sangat menjanjikan.

Pada kesempatan kali ini akan membagikan materi power point Penyakit Reproduksi Pada Sapi Dan Penanganannya. power point tersebut adalah buatan pak Prabowo Purwono Putro beliau adalah Bagian Reproduksi dan Obstetri FKH UGM. saya mendapatkan materi ini dari kakak tingkat yang berprofesi sebagai insiminator ib.

Berhubung ukuran materi power point ukuran MBnya cukup besar maka saya upload di google drive. materi tersebut tidak saya pasword silakan download, mungkin bahasa yang digunakan dalam materi kurang dapat dipahami, saya mohon maaf yang sebesar besarnya.. Langsung saja tanpa panjang lebar materinya bisa   download disini

Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat, apabila dalam penulisan artikel ini terdapat kesalahan atau kata kata yang kurang berkenang saya mohon maaf yang sebesar besarnya. ssekian dan terimakasih  salam cinta dari ujung kandang hidup peternakan indonesia. Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb

manajemen ternak kambing dengan Kalender Kesehatan










Assalamu ‘alaikum Wr. Wb,  Sebagai seorrang wirausaha peternak kambing kita dituntut untuk memelihara ternak dengan baik dan benar, agar hasil yang didapat masimal. salah satu caranya adalah dengan manajemen ternak kambing dengan Kalender Kesehatan.  mari simak langkah langkahnya.

60 hari sebelum Pembibitan

Amati Body Condition Score (BCS atau penilaian tingkat kegemukan) indukan. jika terlalu kurus akibatnya kelahiran lebih dari satu minim, produksi susu sedikit, bobot penyapihan rendah sehingga perkembangan cempe kemungkinan besar lamban. Jika induk terlalu gemuk akibatnya majer alias mandul gak bisa beranak. Sedangkan pejantan atau pemacek yang digunakan berada pada kondisi sehat, libido tinggi, pejantan dapat mengimbangi induk yang akan dikawinkan. Kondisi BCS normal 2,5 sampai 3 atau jika dilihat tulang rusuk tampak samar

30 hari sebelum beranak

Vaksinasi pada pejantan dan calon indukan. Vaksin yang diberikan Clostridium C dan D dan tetanus. Sebagian besar peternak melakukan vaksin pada 30 hari sebelum beranak tujuannya untuk meningkatkan system imun anak pada kolostrum yang diproduksi.  Direkomendasikan pemberian vaksin tersebut 2 kali setahun. Selain itu dilakukan pemotongan kuku.

14 hari sebelum pembibitan

Pemberian pakan nutrisi tinggi (Flushing feeding) untuk meningkatkan Ovulasi ( terlepasnya sel telur dr indung telur). Flushing dapat dengan dengan pemberian hijauan kualitas baik (Rambanan), atau pemberian jagung halus ¼ kg per ekor per hari. (jangan sampai kegemukan )

Waktu pembibitan

Dalam setahun pejantan dapat dikawinkan untuk 20 -50 kali kawin. Jika sudah dewasa tubuh dapat sampai 100 kali kawin. Pejantan disatukan dengan betina minimal 32 hari (siklus reproduksi). Sebagian besar petani 42 hari untuk menghindari kegagalan kawin pertama.

40-60 hari setelah pejantan dimasukan

Kebuntingan dapat dilihat dengan tanda-tanda sebagai berikut:
- Tidak munculnya birahi pada siklus birahi berikutnya
- Lebih tenang dan menghindar jika dinaiki temannya
- Ambing tampak menurun dan nafsu makan bertambah
- Perut sebelah kanan terlihat membesar
- Bulu tampak lebih mengkilat (klimis)

30 hari menjelang beranak

·     Vaksinasi CD&T toxoid.
·     Pastikan kambing tidak kekurangan mineral
·     Miminalisir stress
·     Pemberian pakan bijian kaya protein 0.25 sampai 0.5 kg per ekor per hari. Pastikan BCS antara 2.5 sampai 3.
·     Berikan Induk Koksidiostat sampai penyapihan anak.

10 hari menjelang kelahiran

Persiapkan alat dan bahan yang digunakan untuk membantu proses kelahiran: Timba, kain lap, Timbangan (bila perlu), keranjang cempe, sabun, Iodin untuk pusar cempe, rumput kering atau sejenis untuk penghangat.
Beranak

    Pastikan putting terbuka dan cempe dapat minum dari putting.
    Gunakan Iodin untuk pusar cempe.
    Berikan suntikan vitamin E dan selenium dengan subcutan.
    Gunakan lampu penghangat bila perlu.
    Buat catatan riwayat kelahiran/ silsilah untuk menjaga perkawinan ternak kedepan.


1 minggu sejak beranak: Berikan pakan suplemen

30 & 60 hari setelah beranak : Vaksinasi pada anak dengan CD & T toxoid


Satu minggu sebelum penyapihan: pisahkan induk dan cempe dan hentikan pemberian pakan suplemen, berikan induk serat kasar sampai tiba masa kering.
semoga artikel kali ini memberi ilmu dan manfaat yang banyak. Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb
“Salam Cinta dari Ujung Kandang, Hidup Peternakan Indonesia”.

cara dan teknik penyuntikan ternak ruminansia beserta vidionya

selamat pagi kawan kawan peternakmuda, Assalamu ‘alaikum Wr. Wb, bagaimana kabarnya, semoga selalu sehat, amin. pada kesempatan yang lalu admin peternak muda telah membagikan ciri ciri kambing bunting dan transfer embrio pada kesempatan kali ini admin peternak muda akan membagikan cara dan teknik penyuntikan ternak ruminansia beserta vidionya.   Berikut ini merupakan beberapa mengenai tips penyuntikan untuk mencegah kesalahan selama penyuntikan dan memaksimalkan manfaatnya.

 Penyuntikan merupakan salah satu teknik pemberian pengobatan, pemberian vitamin, dan vaksinasi. Penyuntikan memiliki banyak manfaat, meski demikian penyuntikan memiliki potensi merugikan ternak, seperti kesakitan, menimbulkan residu, melukai jaringan, bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan (bila salah).

 Gunakan jarum baru, steril, pada setiap hewan, jika menggunakan jarum sama untuk banyak penyuntikan maksimal untuk 10 hewan, gunakan jarum terkecil untuk meminimalisir kerusakan jaringan, pilih kedalaman penyuntikan secara tepat (IM; Intra Muscular, SQ; Subcutan).

Berikut beberapa hal mengenai cara penyuntikan yang tepat beserta tempat penyuntikan:

1. Penyuntikan Intravena

yaitu penyuntikan melalui pembuluh darah vena yang bertujuan mempercepat reaksi obat melalui sirkulasi darah. Cara penyuntikan dengan pertama pastikan pergerakan ternak telah dikuasai, pastikan tangan kita bersih, gunakan sarung tangan, cari daerah yang terlihat jelas venanya, bersihkan wilayah penyuntikan dengan alcohol 70%, tegangkan kulit dengan ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri, tusukkan jarum ke dalam vena dengan lubang jarum menghadap ke atas, jarum dan kulit membentuk sudut 20o.

2. Penyuntikan Intra Muskular (IM)

merupakan penyuntikan obat kedalam otot. Lokasi penyuntikan dapat pada daerah paha (vastus lateralis), ventrogluteal (dengan posisi berbaring), dorsogluteal (posisi tengkurap), atau lengan atas (deltoid). Tujuannya agar absorpsi obat lebih cepat.  Cara penyuntikan dengan melakukan penusukan dengan posisi jarum tegak lurus, setelah jarum masuk lakukan aspirasi spuit bila tidak ada darah semprotkan obat secara perlahan-lahan hingga habis, setelah selesai ambil spuit dengan menarik spuit dan tekan daerah penyuntikan dengan kapas alkohol, kemudian spuit yang telah digunakan letakkan tempatnya, bila perlu catat reaksi pemberian, jumlah dosis, dan waktu pemberian. (sebagai Evaluasi kedepan). Cuci tangan. Dan bersihkan alat (bila masih dapat digunakan).

3. Penyuntikan Sub Cutan (SQ)

Penyuntikan melalui lapisan bawah kulit. Tempat penyuntikan sub cutan biasanya aspek terluar pada lengan atas dan aspek interior pada paha. Area ini sangat sesuai dan normalnya memiliki sirkulasi darah yang baik. Area lain adalah Abdomen, area scapula pada punggung atas, dan area ventrogluteal atas dan dorsogluteal. Tidak adanya darah mengindikasikan bahwa jarum masuk ke dalam jaringan sub cutan dan tidak masuk pada jaringan otot (intra muscular)  yang kaya pembuluh darah

jika belum paham bisa menyimak gambar berikut

untuk vidionya silakan bisa klik link ini untuk melihat vidio
semoga artikel kali ini memberi ilmu dan manfaat yang banyak. Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb
“Salam Cinta dari Ujung Kandang, Hidup Mahasiswa Peternakan Indonesia”.

Saturday, 26 May 2018

sedekahnya para sahabat Nabi Muhammad SAW

Islam tidak melarang umatnya menjadi kaya. Islam menganjurkan agar umatnya memiliki kekayaan. Muslim yang kaya akan bermanfaat bagi orang-orang sekitar. Rasulullah menyuruh umatnya untuk melakukan perniagaan. Nabi Muhammad SAW memiliki banyak sahabat yang bisa dikatakan sebagai saudagar yang kaya raya. Bahkan jika diukur menggunakan hitung-hitungan saat ini, harta-harta para sahabat Rasul memiliki jumlah yang sangat fantastis.


Tetapi para sahabat tidak sembarangan dalam menggunakan harta mereka. Meskipun mereka memiliki kekayaan yang luar biasa, mereka tidak memakainya hanya untuk urusan duniawi. Kekayaan mereka pun selalu di sedekahkan untuk urusan ibadah dan dakwah. Bahkan sedekah para sahabat bukan lah puluhan atau ratusan juta. Tetapi mereka berani melakukan sedekah dengan nilai hingga triliunan, bahkan ada seorang sahabat yang menginfakkan hartanya hingga separuh kekayaannya.

 .Dalam berbgai ayat di alquran kita diperintahkan untuk bersedekah.
apakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Baqarah [2]: 245)

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. al-Baqarah [2]: 261)

Berikut adalah 3 sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal dermawan dan rajin bersedkah
.
1. Abdurrahman bin Auf
Perjuangan Abdurrahman bin Auf patut menjadi teladan bagi setiap muslim. Sebagai pedagang yang sukses, Abdurrahman juga memiliki harta yang melimpah. Ia pun mendapat julukan ‘Sahabat Bertangan Emas.’ Bagi ia harta bukanlah segala-galanya. Ia pernah menyumbangkan 500 kuda untuk kepentingan pasukan perang. Juga menyumbang 1500 kendaraan penuh dengan logistik.

Pada masa perang Tabuk, Abdurrahman bin Auf, mensedehkahkan hartanya senilai 4000 dinar. Satu dinar emas sama nilainya dengan emas seberat 4.25 gram. Infak 4000 dinar setara dengan 1,7 kilogram emas. Nilai tersebut sama dengan uang 7 milliar rupiah.
Seluruh penduduk Madinah pernah menikmati kekayaan Abdurrahman Bin Auf. Sepertiga kekayaannya dipinjamkan pada mereka, sepertiga lagi dipergunakan untuk membayar utang-utang mereka, dan sepertiga sisanya dibagi-bagikan pada mereka.

Kedermawanannya juga terlihat ketika ia membelikan 30 ribu rumah untuk ia sedekahkan kepada kaum fakir dan miskin yang tidak memiliki rumah. Abdurrahman bin Auf belum merasa puas dan lega ketika hartanya belum bisa membantu perjuangan Islam dan membantu saudara-saudaranya. Abdurrahman merupakan manusia yang memiliki iba dan keprihatinan begitu tinggi.

Kekayaan  yang ia miliki tidak sama sekali membuat dirinya sombong dan angkuh. Ketika Abdurrahman meninggal ia dikabarkan meninggalkan harta mencapai 3,2 juta dinar atau setara dengan 6,2 triliun rupiah.
Berikut adalah perhitungan kekayaan  Abdurrahman bin Auf Beliau

Total aset kekayaan saat beliau wafat –seperti dikutip oleh Ibn Hajar- adalah 3.200.000 (Dinar [dalam asumsi Ibn Hajar, al-Fath, Juz 14, hal. 448]). Nilai ini didapatkan dari informasi yang mengatakan bahwa saat wafat, masing-masing dari empat orang istrinya menerima sebesar 100.000 Dinar. Dengan akuntasi Fara`idh, maka total tarikah (harta yang ditinggalkannya) adalah :

100.000 dinar x 4 (orang istri) x 8 (ashl al-mas`alah) = 3.200.000 Dinar.

Jika dirupiahkan maka nilai tersebut setara dengan 6.212.688.000.000 (Enam Triliun,Dua Ratus Dua Belas Milyar, Enam Ratus Delapan Puluh Delapan Juta Rupiah).

Sementara itu, terdapat versi lain, Ibn Katsir (al-Bidayah wa an-Nihayah, Juz 7, hal, 184) mengutip, saat wafat beliau meninggalkan aset terdiri dari :

    1000 ekor unta
    100 ekor kuda
    3000 ekor kambing (di Baqi’)

Seluruh istrinya yang berjumlah empat orang memperoleh (dari harga jual aset tersebut) sebesar 320.000 (Dinar[?]). Nilai ini adalah 1/8 dari total harta diwaris. Masing-masing istri mendapatkan 80.000(Dinar[?]).

Dengan data ini maka total peninggalan adalah 80.000 x 4 (orang istri) x 8 = 2.560.000 (Dinar[?]).

Jika dirupiahkan nilainya setara dengan 4.970.150.400.000 (Empat Triliun, Sembilan Ratus Tujuh Puluh Milyar, Seratus Lima Puluh Juta, Empat Ratus Ribu Rupiah)

Pertanyaan yang menggantung di kepala saya.

Apakah aset yang disebut Ibn Katsir di sini berbeda dengan aset yang dikutip oleh Ibn Hajar sebelumnya? Atau aset yang sama hanya berbeda perhitungan atau perbedaan riwayat?

Jika aset berbeda maka sungguh sebuah kekayaan yang membuat kita layak ber-masya Allah untuk seorang manusia yang –dalam waktu yang sama- telah diberitakan sebagai penghuni surga. Sungguh, di dunia hasanah, di akhirat hasanah.

Apapun asumsinya, bahkan jika kedua info itu terkait obyek yang sama maka Abdurrahman -dengan nilai kekayaan seperti ini- tetap berada di peringkat pertama dari 3 sahabat Rasulullah SAW yang sudah disebutkan di atas.

Kerennya lagi, saat hendak wafat beliau berwasiat memberikan 400 Dinar kepada para peserta perang Badr yang masih hidup yang jumlahnya saat itu sebanyak 100 orang. Total nilai wasiat menjadi 400 Dinar  x 100 = 40.000 Dinar atau setara 77.658.600.000 (Tujuh Puluh Tujuh Milyar, Enam Ratus Lima Puluh Delapan Juta, Enam Ratus Ribu Rupiah). Sayyidina Ustman RA dan sayyidina Ali RA termasuk di antara yang menerimanya.

Wasiat tersebut belum termasuk wasiat yang diberikannya secara khusus kepada para istri Rasulullah SAW yang masih hidup dengan jumlah besar. Sampai Aisyah RA sendiri berdoa, “Semoga Allah menyiraminya dengan cairan dari nektar.” (nektar atau salsabil atau madu bunga adalah cairan yang kaya dengan gula yang dihasilkan oleh tumbuhan). Belum lagi dengan budak-budak yang dimerdekakannya secara cuma-cuma.


2.Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah memiliki visi hidup utamanya adalah bermurah dalam pengorbanan jiwa. Ia merupakan orang yang selalu menepati janji, dan tak pernah berkhianat. Thalhah juga dikenal merupakan seorang sahabat yang kaya raya.

Ia tak pernah membiarkan hartanya hanya menumpuk di rumahnya. Thalhah senantiasa menafkahkan hartanya kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkannya.

Kisah yang sangat terkenal dari Thalhah ketika ia terlihat murung dan duduk termenung sedih. Sang istri menanyakan hal tersebut kepada dirinya. Lalu Thalhah menjawab, “uang yang ada di tanganku sekarang ini begitu banyak sehingga memusingkanku. Apa yang harus ku lakukan
Istrinya berkata, “uang yang ada di tanganmu itu bagi-bagikanlah kepada fakir miskin.” Maka dibagi-bagikannya seluruh uang yang di tangannya, tanpa meninggalkannya sepersenpun. Banyak orang yang menyebut Thalhah sebagai si pengalir harta dan si dermawan. Mensedekahkan harta merupakan tujuan hidup Thalhah.

Bahkan Ali bin Abi Thalib pun pernah merasakan mendapatkan sedekah satu nampan dari Thalhah. Thalhah Bin Ubaidillah selalu memberi hartanya dalam jumlah yang besar, meskipun tidak pernah diminta. Sifat kedermawanan dan kegemaran berinfak telah menjadi karakter Thalhah sepanjang hidupnya.
berikut adalah perkiraan total kekayaan Thalhah bin Ubaidillah
 Tarikah 1 (tunai)              : 2.200.000 Dirham
    Tarikah 2 (tunai)              : 200.000 Dinar
    Sedekah 1 (tanah)           : 300.000 Dirham (belum dapat verifikasinya)

Jika dirupiahkan

    Tarikah 1 (tunai)             : 135.350.600.000
    Tarikah 2 (tunai)             : 388.293.000.000
    Sedekah 1 (tanah)          : 18.456.900.000

Jumlah: 542.100.500.000 (Lima Ratus Empat Puluh Dua Milyar, Seratus Juta, Lima RatusRibu Rupiah)

Sementara itu, sumber lain (al-Thabaqat al-Kubra,Juz 3, hal. 222, Ibn Sa’d) mengutip bahwa total kekayaan (tunai dan non tunai) saat Thalhah RA wafat –termasuk poin a dan b yang disebut di atas- adalah :

30.000.000 Dirham atau setara Rp. 1.845.690.000.000 (Satu Triliun, Delapan Ratus Empat Puluh Lima Milyar, Enam Ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah).

Dr. Yusuf menjelaskan, informasi yang terakhir ini  disampaikan oleh –salah satunya- Muhamad ibn‘Amr al-Waqidiy yang oleh beberapa ulama diragukan ke-tsiqah-annya. (Tentangal-Waqidiy, lihat :www.library.islamweb.net/newlibrary/showalam.php?ids=15472)


3. Zubair bin Awwam

Zubair bin Awwam merupakan salah seorang yang terhormat dan mulia. Zubair selalu menginfakkan hartanya di jalan Allah. Kekayaan Zubair diperoleh dari ladang yang diberikan kepadanya. Ia memiliki beberapa bidang tanah di Mesir, beberapa bidang tanah Iskandariyah, dan juga beberapa bidang tanah di Kufah dan Bashrah, dan ia memiliki pemasukan dari properti yang ada di Madinah.

Dan ia selalu memimpin langsung perdagangan. Ketika itu ia ditanya “dengan apa engkau mendapatkan apa yang telah engkau peroleh dalam perniagaanmu?.” Dia menjawab,  “itu karena aku tidak pernah berbelanja dengan curang, tidak menolak suatu keuntungan, dan Allah memberikan keberkahan bagi siapa yang dikehendakinya,” jawab Zubair.

Kekayaan Zubair terdiri dari 50 ribu dinar atau setara 60 miliar rupiah, 1000 kuda perang, 1000 orang budak yang ia merdekakan. Zubair memiliki seribu budak yang bertugas menyetorkan pajak tanahnya, dan tidak sepersen pun harta itu masuk ke dalam rumahnya, semuanya ia sedekahkan.

Ketika ia wafat beliau meninggalkan aset tak bergerak berupa tanah, termasuk rimba belantara, 11 rumah besar di Madinah, dua rumah di Bashrah, dan satu rumah masing-masing di Kufah dan di Mesir. Zubair mewasiatkan 1/3 total harta peninggalannya untuk cucu-cucunya. Lalu 2/3 dibagi-bagikan kepada ahli warisnya. Nilai yang di wasiatkan sekitar 58 dirham atau setara dengan 3,5 triliun rupiah.

Mereka adalah manusia-manusia yang luar biasa karena -biasanya- kekayaan di mana-mana sering menjauhkan diri dari Allah dan melenakan, sebagaimana sering diingatkan oleh al-Qur`an dan Sunnah. Mereka adalah teladan. Bagaimana tidak? Mereka turun sepenuhnya dari sisi finansial dan nyawa ke dalam pertempuran penuh darah dalam membela dan menegakkan ajaran Islam. Sebuah fenomena langka yang sulit dijumpai pada  orang kaya modern.

Umat Islam Indonesia perlu meniru semangat kaya yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad. Pasalnya, Indonesia sebagai negeri kaya akan hasil alam dengan mayoritas penduduk beragama Islam, namun mayoritas penduduknya terbelit masalah miskin.

“Mengapa tidak kaya? Ya sebab bahasa tubuh yang dimiliki bangsa kita adalah bahasa tubuh orang miskin
----



Catatan:
Standar nilai tukar yang digunakan dalam tulisan ini :

    Harga beli Dinar (4,25 gram emas murni), 27 April 2013 di geraidinar.com : Rp. 1.941.465
    Harga beli Dirham (4,25 gram perak murni), 27 April 2013 di geraidinar.com : Rp. 61.523.
    Harga unta 3000 riyal per ekor (harga unta di pasar Ukaz tahun 2011 berkisar antara 1.800 Riyal hingga 4.000 Riyal, tergantung usia unta. Namun, yang sesuai dengan diyat adalah 3.000 Riyal dengan usia 3 tahun). 1 riyal (beli) = Rp. 2.580 (27 April 2013 – vip.co.id). Asumsi “santai” 1 ekor unta = 3000 riyal Saudi x 2.580 = Rp. 7.740.000,-

    Di era Rasulullah, Nilai tukar 1 dinar = 10 Dirham. Meski demikian saya menggunakan standar emas berbanding perak yang berlaku sekarang untuk mendapatkan nilai yang mendekati di era sekarang.
    Anda boleh tidak setuju dengan standar yang saya pakai. Saya juga tidak terlalu serius untuk hal ini. Standar ini hanya digunakan untuk mendapatkan kisaran nilai umum saja.
    Biar bagaimana pun saya yakin seyakin-yakinnya bahwa perhitungan seluruh aset kekakayaan di atas adalah lebih kecil dari realitanya, mengingat seluruh sahabat yang disebut di atas dikenal sebagai dermawan “kelas super berat”. Artinya, data di atas belum secara sepenuhnya menyebutkan nilaicharity mereka selama hidupnya.

Domba unggul komposit Sumatera hasil persilangan dengan domba lokal Sumatera

pada kesempatan yang lalu peternakmuda telah mebagikan kondisi umum ternak di tpsp piyungan  dan  sejarah domba compass agrinak  pada kesempatan kali ini akan membahas Domba komposit Sumatera.

 Domba komposit Sumatera. adalah spesies domba yang unggul. Keberadaannya dikarenakan oleh perkawinan silang antara domba lokal dengan domba luar negeri. Persilangannya berhasil sempurna dan memiliki kelebihan lain dari pada jenis domba pada umumnya.

Domba Komposit Sumatera
Ini adalah bentuk persilangan domba lokal dengan luar negeri yang menghasilkan domba varietas unggulan. Ya, domba lokal asal sumatera disilangkan dengan domba St. Croic yang berasal dari Virgin Islands Amerika Serikat dan juga domba Barbados Blackbelly yang berasal dari Barbados Islands.

Jenis domba ini memiliki ciri berupa pola warna bulu beragam seperti putih, coklat, belang atau ada yang berpola warna Barbados Blackbelly.
Ada beberapa keunggulan domba komposit Sumatera, misalnya, mampu beradaptasi pada lingkungan tropis dan lembab. Selain itu, memiliki siklus reproduksi sepanjang tahun, lalu pertumbuhan yang baik (101 gram/hari) hingga memiliki jumlah anak sekelahiran sama dengan dengan domba lokal.
Jenis domba unguulan ini juga biasa disebut dengan domba sungai putih. Hal ini dikarenakan oleh tempat asalnya dimana proses persilangan dilakukan. Ya, sebuah lembaga penelitian yang berada di Deli Serdang Sumatera Utara ini menjadi tempat utama dalam menghasilkan varietas utama domba. Tepatnya berada di sungai putih sehingga domba komposit sumatra ini juga disebut dengan domba sungai putih.

Keunggulan Dari Domba Komposit Sumatera adalah sebagai berikut :

Kegiatan mengawinsilangkan domba lokal dengan domba luar hanya dikarenakan untuk mendapatkan jenis domba unggulan. dan, keunggulannya memang jelas sekali terlihat. Berikut adalah kelebihan yang dimiliki oleh domba sungapi putih ini.

Pertama adalah daya tahan hidup yang sangat kuat. Kelebihan utamanya bagi yang ingin menternakkan domba ini adalah kemampuan untuk tetap hidup normal dan sehat meskipun berada dilingkunga tropis maupun lembab. Oleh karena itu, akan sangat mudah untuk merawatnya karena kemampuan adaptasinya yang luar biasa.

Kedua adalah kemampuan reproduksinya. Domba varietas ini memiliki kemampuan reproduksi yang cukup cepat. Reproduksinya sepanjang tahun sehingga sangatlah pas untuk diternakkan di Indonesia. Maka dari itu, inilah yang bisa menjadi alasan Anda untuk melanjutkan rencana dalam mengembangbiakkan domba unggulan ini.

Ketiga ialah laju pertumbuhannya yang relatif cepat. Siapa sih yang tidak ingin melihat apa yang diternakkan akan lebih cepat tumbuh dan memiliki daya jual tinggi? domba komposit sumatera ini adalah jawabannya.

Laju pertumbuhan dari domba unggulan ini adalah 100 gram perharinya. Jika dilihat dari pertumbuhannya, maka hampir dipastikan jika dalam beberapa bulan, domba akan terlihat tumbuh dewasa dan siap untuk dijual dipasaran.

Keempat adalah bobot dari domba. Sudah semestinya jika bobot akan mempengaruhi nilai penjualan dari domba. Bobot dari domba yang sudah siap untuk dijual bahkan diekspor adalah ketika bobotnya sudah mencapai 48 kg. Nah, domba ini bisa mencapainya di usia lebih satu tahun. Ini berarti jika Anda dapat menjualnya saat menginjak usia lebih dari satu tahun.

Dalam kurun waktu satu tahun, domba betina akan sampai 22 kilogram, sedangkan untuk domba jantan akan memiliki bobot sekitar 35 kilogram. Tambah 6 bulan lagi, maka usia pejantan tadi akan sampai 48 kilogram dan siap untuk diekspor atau dijual.

sekian posting peternakmuda semoga bermanfaat, salam cinta dari ujung kandang. hidup peternakan indonesia.


Daftar Istilah Yang Di Pakai untuk Menghitung Performa Ayam Petelur

Pada posting sebelumnya admin peternak muda  telah membahas ayam kampung unggul balitbangtan kub dan maksimalkanm potensi genetik ayam   ada kesempatan kali ini peternakmuda akan membagikan ilmu Daftar Istilah Yang DiPakai untuk Menghitung Performa Ayam Petelur, yang saya kutip dari dokterunggas.com

1. Susut (deplesi) ayam dalam seminggu :
Jumlah kumulatif ayam yang mati dan “culling” dalam seminggu dibagi jumlah ayam pada awal minggu dikalikan persen (%). Standar maksimum 0,20% per minggu;

2. Susut (deplesi) ayam dalam sebulan :
Jumlah kumulatif ayam mati dan “culling” alam sebulan ibagi jumlah ayam pada awal bulan dikalikan persen (%). Standar maksimum 0,84% per bulan;

3. Susut ayam dalam seperiode, umur 20 – 80 minggu atau sampai afkir :
Jumlah kumulatif ayam mati dan “culling” dalam satu periode dibagi jumlah ayam pada awal periode dikalikan persen (%). Standar maksimum 10% per periode;

4. Fee Intake (F.I) jatah pakan ayam dalam :
Pakan yang diberikan kepada ayam (kg) dibagi jumlah ayam x 1.000 (gram/ekor). Standar semua strain 113 gram per ekor per hari;

5. Point Feed (P.I) pakan yang benar-benar dimakan oleh ayam, yaitu jatah pakan yang diberikan ke ayam dikurangi yang tercecer. Hitungan ini jarang digunakan karena praktis tidak ada peternak yang menghitung berapa gram pakan yang tercecer per ekor. Sebetulnya ini hitungan yang riil (gram/ekor).

6. Hen Day  % (HD %) :
Contoh : jumlah ayam layer pada pagi hari 1.000 ekor, total produksi telur dalam satu hari 850 butir, maka HD-nya 850 tlr /1.000 ekor = 85%. Standar rata-rata 82 – 84%;

7. Hen Week % (HW %) :
Contoh : produksi telur dalam seminggu, misal 5.775 butir dibagi jumlah ayam pada awal minggu, misal 998 ekor, berapa pun ayam yang mati, maka HW-nya = 5.775 btr/7 hari/998 ekor = 82,7%. Standar rata-rata 82 – 84%;

8. Egg Weigth (EW), bobot telur per butir (gram) :
Bobot telur (kg) dibagi jumlah telur (butir) x 1.000 = gram/butir telur. Standar rata-rata semua umur minimum 63 gram per butir;

9. Egg Mass (EM), bobot telur (kg) per 1.000 ekor ayam “
Bobot telur (kg) dibagi jumlah ayam x 1.000 ekor (kg/1.000 ekor). Standar rata-rata semua umur 51 – 52 kg per 1.000 ekor;

10. Hen House BUTIR dan KG
Adalah total produksi telur sejak HW 5% (misal jumlah ayam 1.000 ekor, pd umur 20 minggu) s/d umur 80 minggu, dapat 319.395 butir/1.000 ekor = 319,4 butir/ekor dan bobot telurnya 19.934,1 kg/1.000 ekor = 19,9 kg/ekor, berapa pun sisa ayam yang hidup. Standar rata-rata 325 butir dan 20 kg per ekor per periode;

11. FCR total adalah jumlah pakan kumulatif sejak HW 5% s/d umur 80 minggu, misal habis 44.974 kg, dibagi jumlah telur kumulatif 19.934,1 kg = 2,26. Standar rata-rata semua umur semua strain 2,10 – 2,20.

baca juga kawan peternak muda tips sukses beternak bebek
untuk aplikasi recording atau pencatatan usaha ayam petelur bisa download disini
Semoga ilmu yang saya bagikan kali ini bermanfaat, salam cinta dari ujung kandang, hidup peternakan indonesia.

Thursday, 24 May 2018

Mengenal Kambing Gembrong Kambing lokal indonesia yang terancam punah

Halo kawan kawan peternakmuda, Assalamu ‘alaikum Wr. Wb pada kesempatan yang lalu admin peternak muda telah membagikan prospek kambing boer yang menjanjikan dan kelebihan sorgum nah pada kesempatan kali ini adminakan membahas tenang kambing gembrong.
Ada dengan Kambing Gembrong?  mari kita simak bersama.

Kambing Gembrong merupakan rumpun kambing lokal Indonesia yang telah dibudidayakan secara turun-temurun, sehingga menjadi kekayaan sumber daya genetik ternak lokal Indonesia. Kambing Gembrong mempunyai keseragaman bentuk fisik yang khas dibandingkan dengan kambing asli dan kambing lokal lain. Asal usul kambing gembrong diperkirakan berasal dari hasil persilangan kambing kashmir dengan kambing Turki.

Berdasarkan hasil identifikasi, “Kambing gembrong” memiliki keunikan tersendiri. Yang paling mencolok dan tidak dimiliki oleh kambing lainya adalah bulu “kambing gembrong” jantan yang panjang dan tebal berambut panjang (gondrong).

Konon katanya bulu “kambing gembrong” dimanfaatkan oleh masyarkat Bali sebagai bahan hiasan pada kerajinan patung, topeng dan lainnya. Selain itu juga dipakai sebagai pengganti sutra untuk umpan memancing ikan di laut karena bulu “kambing gembrong” mengkilap seperti benang sutra.

Informasi dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali, pada1970-an kambing ini masih berjumlah sekitar 200 ekor, pada 1996 menurun menjadi 80 ekor, pada 1998 tinggal 64 ekor. Populasi ini terus menyusut dari sebelumnya. Pada 1970-an, populasi masih sekitar 200 ekor dan turun drastis di 2010 menjadi 27 ekor.

Kambing gombrong semakin menurun populasinya karena kurang diminati peternak lokal karena bobot badan yang kecil dan tingkat kematian persapihan dapat mencapai 20 %. Upaya yang pernah dilakukan untuk pelestarian meliputi ex situ dan demplot kambing, namun populasinya tidak meningkat.


sesuai KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 696/Kpts/PD.410/2/2013
 A. Nama Rumpun  :  Kambing Gembrong.
 B. Asal-usul : kambing lokal yang dikembangkan di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.
 C. Wilayah sebaran        asli geografis : Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.
 D. Wilayah sebaran: Provinsi Bali, dan Provinsi Jawa Timur.
Karakteristik  Kambing gombrong
1. Sifat kualitatif  : 
a. Warna bulu : dominasi warna putih, sebagian cokelat muda dan hitam.
b. Bentuk :
 1) Kepala : ringan dengan profil muka lurus agak cekung.
 2) Telinga : sedang, dan terkulai.
 3) Tanduk : jantan dan betina bertanduk.
 4) Punggung : datar sampai melengkung, dan arah ke belakang meninggi.
 5) Bulu : panjang, dan khusus jantan rambut di bagian kepala menutup muka dan telinga.
 6) Sifat keindukan :  baik.

2. Sifat kuantitatif  : 
a. Ukuran tubuh: 
   1) Tinggi pundak :  jantan :  65,6 ± 8,9 cm.  betina :  54,8 ± 7,1 cm.
   2) Panjang badan : jantan :  64,6 ± 9,1 cm. betina :  50,0 ± 6,3 cm.
   3) Lingkar dada : jantan :  75,7 ± 8,1 cm.    betina :  64,1 ± 3,4 cm.
   4) Bobot badan : jantan :  40,7 ± 6,3 kg. betina :  20,1 ± 1,5 kg.
b. Umur dewasa   kelamin : 18 ± 3 bulan.
c. Umur beranak   pertama :  24 ± 5 bulan.
d. Lama bunting :  5 ± 0,3 bulan. kambing bunting bisa melihat ditautan berikit ini
e. Lama berahi :  18 ± 6 jam.
f. Berahi setelah   beranak :  63 ± 6 hari.
g. Jumlah anak    sekelahiran :  1-2 ekor.

Sampai saat ini Usaha pelestariaan “Kambing gembrong” masih terus dilakukan baik melalui konservasi maupun peningkatan reproduksinya. Akan tetapi karena sifat perkembangbiakannya yang agak lambat maka usaha peningkatkan populasinya masih mengalami kesulitan. oleh karena itu perlu dukungan pemerintah, lembaga terkait dan pergerakan mahasiswa peternakan supaya kambing gembrong tidak punah.

sekian artikel kali ini semoga bermanfaat, salam cinta dari ujung kandang hidup peternakan indonesia. Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb